Berita
Membangun Reformasi Pendidikan melalui Literasi Digital
Tanggal : 06/05/2025, 10:25:06, dibaca 349 kali.
Membangun Reformasi Pendidikan melalui Literasi Digital
Kudus, (21/5) – Guru SMP 2 Kudus bagikan ilmu kepada rekan sesama guru melalui Workshop Pengimbasan Pembelajaran bagi Guru pada Rabu, 21 Mei 2025. Workshop yang diadakan di Ruang Meeting Lantai 2 SMP 2 Kudus itu mengambil tema “Pembuatan Konten Literasi Digital (Mengintegrasikan Aplikasi dalam Pembelajaran)”. Ada dua guru yang menjadi narasumber dalam acara tersebut, yaitu Ibu Eni Kusumastuti D., S.Pd., dan Bapak Dimas Angga Pradipta, S.Kom.
Sebelumnya Bu Eni dan Pak Angga sudah mengikuti Pelatihan Penggunaan Bahasa dan Teknologi Informasi di SMP 2 Bae pada tanggal 15-30 April 2025. Adapun materi yang dipelajari sebagai berikut: optimasi medsos; pemanfaatan GWE; implementasi UKBI; literasi dalam pembelajaran; pemanfaatan coding (menggunakan aplikasi Scratch); pemanfaatan Canva; pengelolaan web; serta pemanfaatan AI dan Quizizz. Setelah itu, beliau membagikan ilmu yang diperoleh kepada Bapak/Ibu guru SMP 2 Kudus.
Bu Eni dan Pak Angga memaparkan materi UKBI, pemanfaatan coding, dan penggunaan aplikasi Quizizz. Menurut Pak Angga (21/5), pemanfaatan teknologi informasi sebenarnya pernah dilakukan oleh beberapa Bapak/Ibu guru dan siswa-siswi di SMP 2 Kudus. Misal dalam memanfaatkan coding menggunakan aplikasi Scratch untuk membuat media pembelajaran, seperti games. Melalui coding, seseorang dapat belajar bahwa untuk menciptakan sesuatu, tentunya ada tahapan yang perlu dirancang dan dilakukan. Selain itu, ada aplikasi Canva untuk membuat powerpoint materi pembelajaran, dan membuat kuis dengan Quizizz.
Workshop tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membekali Bapak/Ibu guru dengan ilmu pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. “Saya berharap, Bapak/Ibu guru di SMP 2 Kudus bersedia belajar dan mengaplikasikan teknologi informasi di era digital saat ini sehingga dapat mengimbangi perkembangan dan kemampuan siswa-siswi. Baik yang muda maupun yang senior harus terus semangat meningkatkan literasi digital. Yang sudah berpengalaman dapat berbagi kepada yang belum menguasai. Itulah semangat belajar yang sejati”, tutur Pak Angga (21/5).
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas


Total Hits
Hari ini
Member Online