Banner
jardiknaswikipedia Indonesia
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 2216307
Pengunjung : 498771
Hari ini : 60
Hits hari ini : 257
Member Online : 0
IP : 216.73.216.165
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

penilaian@smp2kudus.sch.id    admin@smp2kudus.sch.id
Agenda
30 September 2026
M
S
S
R
K
J
S
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Hari Anak Nasional, SMP 2 Kudus Hidupkan Kembali Permainan Tradisional

Tanggal : 07/26/2025, 12:21:05, dibaca 159 kali.

Kudus – SMP 2 Kudus mengadakan kegiatan Pagi Ceria yang diisi dengan permainan tradisional dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman sekolah pada Rabu, 23 Juli 2025, pukul 07.30 WIB.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kembali permainan tradisional kepada para siswa sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Dengan memainkan permainan tradisional, diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi siswa, mempererat kerja sama antarsiswa, dan menjaga kebugaran tubuh para siswa.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama, lalu menonton film pendek berjudul Wursita dari Youtube yang mengangkat tema adab sopan santun, di kelas masing-masing. Setelah menonton film, para siswa diarahkan menuju halaman sekolah untuk memainkan berbagi jenis permainan tradisional meliputi bentengan, cublak-cublak suweng, kelereng, bakiak, ular naga, lompat tali karet, dan dakon secara bergiliran per kelas.

Kegiatan ini tak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga disambut hangat oleh kepala sekolah serta beberapa guru yang turut serta bermain bersama para siswa. Suasana penuh tawa dan semangat tergambar jelas di wajah para siswa dan guru selama mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kepala SMP 2 Kudus, Ibu In Setyorini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bahagianya melihat para siswa memainakn permainan tradisional. “Dengan terselenggaranya kegiatan Pagi Ceria ini, diharapkan para siswa dapat meningkatkan kerja sama mereka sekaligus melestarikan permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya kita. Selain itu, saya harap hubungan antara guru dan para siswa semakin erat terjalin sehingga mereka merasa lebih nyaman dalam proses pembelajaran,” ujarnya.




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas