Banner
jardiknaswikipedia Indonesia
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 2203212
Pengunjung : 493120
Hari ini : 13
Hits hari ini : 83
Member Online : 0
IP : 216.73.216.110
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

smp2kudus@yahoo.co.id    
Agenda
14 August 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5

Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Edukasi Siswa SMP 2 Kudus

Tanggal : 08/25/2025, 09:41:49, dibaca 134 kali.

Kudus – Dalam upaya mencegah pernikahan dini, Tim KKN UIN Sunan Kudus gandeng SMP 2 Kudus untuk mengedukasi murid kelas 9. Kegiatan tersebut diadakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025, bertempat di aula sekolah, pukul 08.40 WIB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Dr. Anisa Listiana, M.Ag., Dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Kudus yang menyampaikan pentingnya mencegah pernikahan dini bagi masa depan generasi muda.

Ibu Anisa dalam penyampaiannya menjelaskan, “Agar tidak terjadi pernikahan dini, para murid harus dialihkan dengan mengikuti kegiatan positif yang disediakan sekolah untuk mengembangkan keterampilan mereka, mau terbuka dengan keluarga, dan menjaga lingkungan pergaulan mereka dengan baik.” Ia juga berharap informasi yang disampaikan bisa diimplementasikan langsung oleh para murid dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua panitia kegiatan, Muhammad Arif Kurniawan dan Koordinator Tim KKN UIN Sunan Kudus di Desa Nganguk, Muhammad Fajar Bagus Pratama mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN yang difokuskan pada bidang pendidikan, “Di zaman sekarang, pergaulan bebas marak terjadi dan dapat memengaruhi pola pikir anak sehingga berisiko menyebabkan pernikahan dini. Oleh sebab itu, kami memberikan edukasi untuk murid SMP agar mereka mengetahui bahaya dan dapat mencegah pernikahan dini,” jelasnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para murid tampak aktif dalam sesi tanya jawab dan berdiskusi langsung dengan narasumber. Diharapkan melalui kegiatan ini, para murid dapat lebih memahami risiko pernikahan dini dan menjauhi faktor-faktor yang dapat memicunya.







Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas